SuaraMalang.id - Kota Malang menutup tahun 2020 dengan masih menyandang status zona merah penyebaran Covid-19. Berdasarkan data laporan Satgas Covid-19 Kota Malang, pada 31 Desember 2020, kasus konfirmasi positif bertambah 32 pasien. Total keseluruhan kini berjumlah 3.699 kasus konfirmasi positif. Dilaporkan pula ada kasus kesembuhan bertambah 41 pasien, sehingga total ada 3.012 pasien telah dinyatakan sembuh. Sedangkan total ada 366 pasien meninggal dunia sejak merebak virus pada Maret 2020.
Merespon terus meningkatnya kasus penularan virus, Pemkot Malang mulai menerapkan kebijakan tentang jam malam. Terhitung 29 Desember 2020, masyarakat dilarang beraktivitas mulai pukul 20.00 WIB hingga 04.00 WIB. Aturan itu diiterapkan juga merujuk surat edaran Pemrov Jatim itu bakal berlangsung hingga 8 Januari 2021 mendatang.
"SE ini dilakukan dalam upaya mencegah penularan COVID-19, terlebih pada musim libur tahun baru," kata Wali Kota Malang Sutiaji, dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Wali Kota Sutiaji menjelaskan, bahwa kebijakan jam malam tersebut bukan dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Malang, Melainkan langsung dari Pemprov Jatim untuk diterapkan di seluruh wilayah kabupaten dan kota.
"Ini bukan surat edaran wali kota, tapi dari Provinsi Jawa Timur, dan berlaku mulai 29 Desember 2020, hingga 8 Januari 2021. setelah itu, akan kembali kepada surat edaran masing-masing kabupaten kota," kata Sutiaji.
Akibat nasih mengkhawatirkannya kasus Corona, juga mendesak Pemkot Malang menunda rencana membuka kembali pembelajaran tatap muka di sekolah, pada semester genap Januari 2021.
“Sekolah di Kota Malang belum memungkinkan pembelajaran tatap muka. Kondisinya akan dievaluasi lagi jika memungkinkan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Zona Merah, Film Zombie Terbesar Indonesia Resmi Rilis Teaser Trailer, Tayang 14 Januari 2027
-
Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang
-
Dua Ruangan RSSA Malang Terbakar, Api Padam dalam 1,5 Jam
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Biasa Kalem, Bryan Domani Kini Tampil Brutal Jadi Mesin Pembunuh di Film Zona Merah
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?