SuaraMalang.id - Seorang pengusaha asal Kota Malang, Dimyati Ayatullah, mendapatkan dorongan spontan dari jamaah pengajian untuk maju sebagai calon wakil wali kota mendampingi mantan Wali Kota Malang, Mochammad Anton, pada Pilkada 2024 mendatang.
Dorongan ini muncul saat pengajian di kediaman Dimyati di Jalan Tata Surya, Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (15/8/2024).
Belasan relawan pendukung Mochammad Anton yang hadir dalam acara tersebut menyuarakan dukungan agar Dimyati menjadi calon pendamping Anton. Dukungan ini disambut antusias oleh jamaah yang hadir di pengajian.
Menanggapi dorongan tersebut, Dimyati menyatakan masih harus meminta restu dari orang tuanya sebelum mempertimbangkan langkah politik. Meski begitu, dia mengaku tidak pernah memiliki niat menjadi pejabat daerah.
"Tinggal menunggu restu orang tua. Ini dadakan, dan harus ngomong orang tua dulu," ujar Dimyati.
Meski demikian, Dimyati mengakui ada keresahan terkait beberapa masalah di Kota Malang yang ia rasa perlu diperbaiki, seperti banjir dan kemacetan. Ia melihat bahwa Kota Malang, sebagai kota pendidikan, memiliki sumber daya yang cukup untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah.
"Banyak kampus, mahasiswa, dan dosen yang bisa dilibatkan dalam mencari solusi. Kota ini seharusnya bisa lebih baik," jelasnya.
Jika nantinya mendapat restu, Dimyati tidak menutup kemungkinan untuk memenuhi dorongan para pendukungnya dan terjun ke dunia politik.
Sebagai pengusaha sukses di bidang alat kesehatan, ia merasa siap secara moral dan finansial untuk berkontestasi di Pilkada.
Baca Juga: Partai Demokrat Usung Gunawan Wibisono dan H Umar Usman untuk Pilbub Malang
"Insha Allah, siap dari sisi dukungan moral dan finansial. Namun, sebelumnya saya tidak pernah terlibat dengan partai politik. Ini dukungan spontan," pungkasnya.
Dengan semakin dekatnya Pilkada Malang 2024, nama Dimyati Ayatullah kini mulai diperhitungkan sebagai calon kuat untuk mendampingi Mochammad Anton.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Partai Demokrat Usung Gunawan Wibisono dan H Umar Usman untuk Pilbub Malang
-
HM Sanusi Siap Jadi Calon Tunggal di Pilkada Kabupaten Malang 2024
-
PKS Jodohkan Mantan Pj Wali Kota Malang dengan Kader Internal di Pilkada 2024
-
Kejutan Koalisi Pilkada Kota Malang: Gerindra Siapkan Senjata Rahasia
-
Gerindra Kota Malang Siapkan Kejutan Koalisi Jelang Pendaftaran Calon Kepala Daerah
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM