SuaraMalang.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar di Kota Malang mulai menyiapkan langkah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.
Direktur Utama RSUD Saiful Anwar dr Bachtiar Budianto mengaku telah menyiapkan sejumlah upaya untuk mengantisipasi Covid-19, mengingat di sejumlah wilayah seperti Jakarta dan Surabaya tercatat kasus baru.
"Kami sudah menyiapkan diri. Di Indonesia, di kota-kota besar kita sudah mendapatkan informasi seperti di Jakarta dan Surabaya, ada kasus Covid-19," kata Bachtiar dikutip dari Antara.
Ditemukannya kasus baru di wilayah Surabaya, kata dia, perlu ada peningkatan kewaspadaan di Malang Raya.
"Tetapi, betul bahwa berkenaan dengan lonjakan kasus baru yang sudah sampai di Surabaya itu, risiko untuk sampai ke Malang itu tetap ada," katanya.
Sampai saat ini, belum ditemukan kasus konfirmasi Covid-19 di wilayahnya. Pihaknya mengaku juga belum menerima pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Sampai hari ini, di Malang Raya, kasus Covid-19 terkonfirmasi baru, tidak ada. Kemudian pasien yang dirawat di RSUD juga tidak ada, belum ada," katanya.
Kendati demikian, pihaknya menyebut telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terkait dengan kasus Covid-19. Dokter Bachtiar juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terkait adanya potensi penyebaran virus tersebut.
Dia memastikan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk sarana dan prasarana penanganan virus Korona di RSUD Saiful Anwar Kota Malang telah siap.
Baca Juga: 5 Destinasi Healing yang Instagramable di Malang
Kepala Instalasi Pelayanan Covid-19 dan Infeksi Terpadu RSUD Saiful Anwar dr Susanthy Djajalaksana menyampaikan telah menyiapkan Gedung Instalasi Pelayanan Infeksi Terpadu (IPIT) untuk penanganan pasien korona.
Gedung tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas penanganan Covid-19 mulai dari ruangan bertekanan negatif, oksigen sentral, termasuk sejumlah fasilitas lainnya.
"Sementara untuk alur masuk petugas dan alur masuk pasien berbeda, semua sudah dalam kondisi siap," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung