SuaraMalang.id - Arema FC dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada laga lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (20/10).
Pertandingan tersebut diprediksi akan berjalan seru. Kedua tim sama-sama menargetkan kemenangan. Arema FC berhasrat meraih tiga poin untuk keluar dari zona degradasi. Pun dengan PSM Makassar yang ingin tetap bertahan di papan atas.
Pelatih Arema FC Fernando Valente mengaku telah mempelajari permainan calon lawannya tersebut.
Dia menilai PSM Makassar memiliki karakter serangan cepat dengan mengandalkan permainan bola mati dan umpan jauh. "Ya saya tahu karakter PSM. Pertandingan ini sangat butuh ketahanan," ujarnya dikutip dari laman resmi PT LIB, Rabu (18/10/2023).
Juru taktik asal Portugal tersebut menyebut telah menyiapkan komposisi pemain untuk meredam permainan PSM Makassar.
"PSM Makassar banyak melakukan set piece dan long ball akan banyak terjadi duel. Kita menyiapkan line up untuk menghadapi situasi seperti pertandingan ini," katanya lagi.
Klub berjuluk Singo Edan itu diuntungkan dengan kondisi PSM Makassar yang belum menunjukkan permainan stabil. Juku Eja baru saja menelan lima kekalahan secara beruntun.
"Kita tahu itu, mereka juga banyak kalah. Tentu saja kita mempersiapkan line up kita untuk menghadapi PSM dan membuat tim kita lebih konsisten," bebernya.
Meski demikian, Fernando Valente tidak mau menganggap remeh calon lawannya tersebut. Dia tetap mewaspadai kecepatan sayap PSM Makassar.
Baca Juga: BRI Liga 1: Sudah Pelajari Gaya Permainan PSM Makassar, Pelatih Arema FC Siapkan Line Up Terbaik
Menurutnya, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares sangat lihai menganalisa permainan lawannya. Juru taktik asal Portugal tersebut akan memancing lawan bermain terbuka.
Tavares juga dinilai sangat bagus dalam mengorganisir permainan, seimbang, dan banyak mengandalkan transisi.
"Saya tahu pelatihnya, itu teman saya. Dia organisasi sangat bagus dan dia biasanya mempelajari lawan dengan bagus juga," kata Fernando Valente.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi