SuaraMalang.id - Setelah mengantarkan timnas U-23 Indonesia lolos ke Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong memutuskan untuk tetap berada di Indonesia dan tidak kembali ke Korea Selatan, negara asalnya.
Pelatih yang juga memimpin timnas Indonesia senior ini dikabarkan sedang beristirahat setelah hampir sebulan tanpa henti mengarahkan timnas di tiga ajang berbeda.
Sejak pertengahan Agustus, Shin Tae-yong telah memimpin timnas U-23 Indonesia di dua event besar, yakni Piala AFF U-23 2023 dan kualifikasi Piala Asia U-23 2024, serta menjadi pelatih untuk timnas senior Indonesia saat FIFA Matchday melawan Turkmenistan.
Dalam rentang waktu tersebut, Shin Tae-yong telah mencatatkan prestasi membanggakan, termasuk membawa timnas U-23 Indonesia menjadi runner-up di Piala AFF U-23 2023 dan memastikan kemenangan 2-0 atas Turkmenistan yang akan meningkatkan peringkat FIFA Indonesia bulan depan.
Di tengah kabar prestasi tersebut, banyak yang merasa penasaran mengenai alasan Shin Tae-yong memilih untuk tidak pulang ke Korea Selatan.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, membenarkan bahwa pelatih berusia 52 tahun tersebut masih berada di Indonesia.
"Coach Shin Tae-yong tidak pulang kampung ke Korea Selatan," ucap Sumardji. "Dia masih ada di sini," tambahnya.
Muncul spekulasi bahwa Shin Tae-yong mungkin akan bergabung dengan timnas U-24 Indonesia yang akan berkompetisi di Asian Games 2022 di Hangzhou, China, meskipun hal ini belum dikonfirmasi oleh manajemen tim.
Indra Sjafri yang akan memimpin timnas U-24 di Asian Games tersebut tampaknya masih belum memiliki informasi apakah Shin Tae-yong akan bergabung dengan mereka atau tidak.
"Sejauh ini belum ada jadwal dia (Shin Tae-yong) ke China," ungkap Sumardji, yang juga hadir dalam pertandingan timnas U-23 melawan Malaysia.
Shin Tae-yong sebelumnya telah menunjukkan dukungannya terhadap timnas Indonesia meskipun tidak dalam posisi sebagai pelatih, seperti saat ia menghadiri SEA Games 2023 di Kamboja untuk mendukung timnas U-22 Indonesia yang dilatih oleh Indra Sjafri.
Sementara timnas U-24 Indonesia sendiri sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan-lawan di Grup F, yakni Taiwan, Kirgistan, dan Korea Utara dalam event Asian Games 2022 yang akan berlangsung dari 19 September hingga 8 Oktober.
Saat ini, banyak mata tertuju pada Shin Tae-yong, dengan harapan besar bahwa keputusannya untuk tetap di Indonesia menandakan strategi baru yang sedang dipersiapkan menjelang Asian Games 2022.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kelas Dunia, Momen Ivar Jenner Bikin Assist ke Marselino Ferdinan Mirip Kevin De Bruyne ke Leroy Sane
-
Menebak Hadiah Spesial Shin Tae-yong Buat Nagita Slavina, Tebak Apa Coba?
-
Hokky Caraka Anggap Shin Tae-yong Pahlawan, Berharap Sang Pelatih Bisa Lama di Timnas Indonesia
-
7 Jebolan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 Masuk Skuad Asian Games 2022 Asuhan Indra Sjafri
-
Aldi Taher Gercep Bikin Lagu usai Viral Selebrasi Bucin Pratama Arhan ke Azizah Salsha, Liriknya Lucu
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan