Berton-ton ikan mati di Sungai Oder telah diambil dari sungai setelah laporan pertama masalah dari nelayan dan pemancing Polandia pada awal 28 Juli. (Foto: BBC/EPA)
"Pekerjaan pengerukan di sungai bisa saja melepaskan merkuri yang tertanam," kata seorang peneliti perikanan kepada penyiar Jerman Deutsche Welle.
"Tetapi secara historis, jika tingkat air yang rendah di sungai Oder yang mengalir di dua negara Jerman dan Polandia itu dikombinasikan dengan gelombang panas berarti bahwa ikan sudah berjuang," kata Christian Wolter dari Institut Leibniz.
Berita Terkait
-
Dilepas Chelsea, Timo Werner Langsung Tokcer Bikin Gol Di RB Leipzig
-
Pemilik Paspor Baru RI Tidak Diakui Jerman, Ditjen Imigrasi Beri Penjelasan
-
DPRD Kepri Beri Akses Berkarir di Jerman Bagi Lulusan SMA Melalui Kepri Die Berufsausbildung
-
Polisi Tangkap Mantan Anggota Polri Terkait Jaringan Narkoba
-
Kapal Langka Berusia 400 Tahun Ditemukan di Sungai Jerman
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan