SuaraMalang.id - Truk bermuatan karton mengalami kecelakaan di Jalan Gresik-Lamongan, persisnya di Desa Deket Kulon, Lamongan. Truk menabrak pohon hingga ringsek.
Sopir truk, Sugik, warga asal Probolinggo mengaku kecelakaan bukan karena dirinya mengantuk. Ia berdalih mengalami fenomenah ganjil.
“Insidennya sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Padahal saya melaju dari timur itu kondisi saya sehat dan fit. Tapi mengapa saat melewati lampu merah mata saya kok kayak ada yang tertutup. Saya nggak ngantuk,” ujarnya mengutip dari Beritajatim.com, Selasa (2/8/2022).
“Ini mistis, saya percaya itu. Baru hari ini saya kejadian seperti ini, dari dulu nggak pernah kecelakaan. Saya sering lewat jalur ini, seperti rumah saya sendiri,” imbuhnya.
Kronologisnya, lanjut Sugik, berawal saat truk bernopol N 5812 UQ tersebut melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Ia hendak mengirim karton dari Pasuruan menuju Kudus.
Setibanya di lampu merah di Simpang Tiga Deket, dia merasa ada yang menghalangi pandangan matanya. Alhasil, sekitar 500 meter dari Simpang Tiga itu truknya terus melaju hingga menabrak pohon kanan jalan.
Kemudikan, truk yang dia kendarai ini sehat tanpa adanya kerusakan maupun rem blong. Beruntung, meski kondisi truk bagian depan dan samping kiri ringsek, Sugik selamat.
“Alhamdulillah selamat, kondisi saya juga normal semua. Untung saya sendirian dan tidak mengajak kernet, kalau ada mungkin sudah terjepit,” terangnya.
Saat ditanya mengenai taksiran kerugian, Sugik mengaku, beban yang harus ditanggung akibat kejadian ini adalah kurang lebih Rp7 juta. “Kerugian kira-kira ya kurang lebih Rp7 juta, Mas,” tandasnya.
Baca Juga: Vaksinasi di Lamongan Harus Digeber, Stok Vaksin AstraZeneca Sebentar Lagi Kedaluwarsa
Berdasarkan pantauan di lokasi, truk saat ini baru dievakuasi dan diamankan di Polres Lamongan. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan dari pihak kepolisian mengenai pendalaman terhadap penyebab kecelakaan ini secara pasti.
Berita Terkait
-
Gara-gara Sopir Batuk, Avanza Terbalik di Tol Mojokerto
-
Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Truk
-
Imbas Kecelakaan Maut, Polres Lebak Larang Odong-Odong Beroperasi di Jalan Raya
-
Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Cengkareng Positif Narkoba, Polisi: Mungkin Uangnya Buat Makan dan Beli Sabu
-
Kecelakaan Truk Tangki Pertamina dengan Honda Beat di Bundaran Hajimena, Mahasiswa Dilarikan ke RS
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal