Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 15 Maret 2022 | 13:28 WIB
Presiden Bank Dunia David Malpass menghadiri pertemuan Meja Bundar "1+6" di wisma negara Diaoyutai di Beijing, China 21 November 2019. [ANTARA/REUTERS/Florence Lo]

"Konsekuensi sanksi sangat luas, mereka berat bagi Rusia sebagai sebuah negara dan mereka meluas ke rakyat Rusia sebagai akibat langsung dari devaluasi rubel," kata Malpass.

"Bagi banyak orang Rusia, devaluasi yang mereka alami sekarang membawa kembali ingatan tentang sistem komunis," katanya, merujuk pada saat kebutuhan dasar dan barang-barang konsumen langka dalam perekonomian Rusia. 

Load More