SuaraMalang.id - Bocah perempuan bernama Dwi Naila Farha (12) ditemukan tewas saat mandi bersama kawan-kawannya di sungai Sumberbening, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (3/3/2022) kemarin.
Sekira pukul 14.30 Wib, Dwi Naila bersama empat teman laki-laki Jefindra (12), Rastra (12), kemudian Dafa (10), Ilham (10), dan 2 teman perempuan Tiara (10), dan Efi (9) sik mandi bersama di sungai.
Selang beberapa waktu, Dwi Naila mencoba berenang di tepi sungai yang agak dalam, karena tidak begitu bisa berenang, akhirnya dia tenggelam.
"Kemudian salah satu teman korban sempat menolong, tapi tidak bisa, akhirnya teman-teman korban memberitahukan kejadian kepada orang tuanya dan warga masyarakat," kata Kabag Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Lita Kurniawan Sabtu (5/3/2022).
Mendengar kabar ada bocah perempuan tenggelam, sejumlah masyarakat langsung mencoba melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, dan berhasil ditemukan. Namun kondisi korban sudah tak sadarkan diri.
Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Husada, Krikilan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Atas kejadian ini, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, dan mengakui bahwa korban adalah Dwi Naila Farha, meninggal akibat musibah.
"Karena menganggap kematian korban murni kecelakan sendiri dan sudah merupakan takdir yang kuasa, selanjutnya untuk menguatkan keluarga Korban membuat pernyataan penolakan diotopsi dan penolakan untuk diproses secara hukum," ungkap Iptu Lita.
Kontributor: Achmad Hafid
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM