Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Selasa, 15 Februari 2022 | 08:10 WIB
Manfaat Air kelapa muda. (freepik)

Sedangkan mineral mempunyai peran menjaga keseimbangan reaksi kimia di dalam tubuh. "Oleh karena itu, kita harus memasukkan cairan lebih banyak saat terinfeksi, salah satunya adalah dengan mengonsumsi air kelapa yang juga mengandung mineral. Tubuh yang terhidrasi dengan baik dan bersama dengan konsumsi makanan yang seimbang akan akan lebih cepat pulih."

Tidak hanya itu saja, rupanya air kelapa memiliki banyak manfaat lainnya yang positif dan memberikan keuntungan berganda bagi anda yang rutin mengonsumsinya.

Berikut beberapa fakta menarik mengenai air kelapa yang perlu anda ketahui.

Fakta menarik pertama adalah air kelapa rupanya menyediakan banyak nutrisi dan elektrolit yang membantu pemulihan pascainfeksi atau setelah berolahraga.

Baca Juga: Ciri Long Covid-19 Pada Pasien Omicron, Wajib Tahu!

Dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2019, tercatat air kelapa berlimpah dalam kandungan elektrolit terutama kalium, juga terdapat kalsium, natrium dan magnesium.

Dalam satu cangkir atau 150 cc air kelapa terkandung energi total berjumlah 26 kkal, protein 0,3 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 5,7 gram, kalsium 23 miligram, fosfor 12 miligram, zat besi 0,3 miligram, natrium 39 miligram, kalium 224 miligram, magnesium 9 miligram, dan tak ketinggalan vitamin C 15 miligram.

"Elektrolit seperti kalium, magnesium, natrium dan kalsium memiliki peran dalam sistem kekebalan dengan mendukung semua aktivitas sel-sel imunitas dalam melawan infeksi," ujar Dr.Rita Ramayulis yang juga lulusan dari FKM UI.

Jadi, dalam keadaan sehat, apalagi sakit, atau di antaranya, kita perlu mendapatkan cukup elektrolit.

Faktanya, mencegah kekurangan elektrolit sangat penting untuk kesehatan sistem kekebalan tubuh yang baik.

Baca Juga: Kasus Omicron Melonjak, Pemerintah Pangkas Masa Karantina PPLN Dari 5 Hari Jadi 3 Hari

"Elektrolit dalam air kelapa dapat membantu mengatur keseimbangan cairan, mencegah dehidrasi, dan bahkan memastikan fungsi otot yang tepat. Tentu saja, kita juga harus memastikan kecukupan karbohidrat dan protein pada saat terinfeksi. Selain itu, elektrolit ini juga baik juga dikonsumsi setelah berolahraga," ungkap Rita.

Load More