SuaraMalang.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memakan beberapa ekor anak tikus, viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @terangmedia.
Dalam video terlihat seorang pria mengenakan kaos putih dan topi orange sedang duduk di sebuah warung. Di depannya terdapat kopi yang sudah dituang ke dalam lepek.
Yang menarik perhatian, di dekat lepek tersebut terdapat beberapa ekor anak tikus yang masih berwarna pink.
Tak disangka, anak tikus itu kemudian dicelup ke kopi dan langsung dimasukkan ke dalam mulut pria tersebut. Pria itu pun terlihat langsung menelan anak tikus tersebut.
Bahkan dia memperlihatkan saat anak tikus tersebut langsung ditelan dalam mulut.
Unggahan tersebut pun langsung banjir komentar dari warganet.
"Katanya obat asma ya. Asma ilang penyakit lain muncul pak," ujar @dwi***
"Tikus adalah vektor untuk penyakit pes, demam gigitan tikus, leptospirosis, hantavirus, trichinosis, penyakit kuning infeksius, dermatitis tungau tikus, salmonellosis, demam paru-paru, dan tipus," kata @dana***
"Itu Anak Hamster apa Tikus? Nie gila dimakan mentah gituh," ucap @iffah***
Baca Juga: 15 Hektare Lahan Sawah Diserang Hama Tikus, Warga Kabupaten Agam Gagal Panen
"Penyakit makin nambah bukan sehat," ujar @muke***
"Cindil cocol kopi," kata @maliq***
"Padahal gada khasiatnya sama sekali, cuma mitos," timpal @fb***
"Definisi b*g*," ucap @steve***
"Apa itu biar apa," tanya @reza***
"Mudahan penyakit asma nya lekas sembuh om," ujar @rasya***
Sebagai informasi, dalam tradisi Jawa, memakan anak tikus dikenal dengan sebutan'Nguntal Cindil'.
Tradisi makan bayi tikus tersebut sudah sejak dulu dilakukan oleh orang-orang di Jawa.
Mereka percaya dengan mengonsumsi bayi tikus tersebut bisa membuat tubuh menjadi berstamina hingga meningkatkan gairah seksual. Namun, cara memakannya berbeda dengan tradisi yang dilakukan oleh China.
Masyarakat Jawa menyantapnya dengan menaruh bayi tikus di telapak tangan, dipegang ekornya kemudian tanpa campuran apapun bayi tikus itu langsung dimasukkan ke dalam mulut dan ditelan atau dimakan tanpa dikunyah. Kemudian diberi dorongan agar masuk ke dalam tubuh dengan meneguk air.
Siapa sangka, tradisi nguntal cindil itu juga dilakukan oleh Pakubuwono XII, Seorang Raja Kasunanan Surakarta pada tahun 1945 - 2004. Hal tersebut diketahui dari sebuah video dokumenter karya IGP Wiranegara yang berjudul "Pakubuwono XII: Sunan Amardika".
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Viral! Kawasan Wisata Pantai Anyer Penuh Manusia, Niat Healing Malah Pusing
-
Asal Usul Walid, Lagi Ramai Disebut di TikTok sampai Trending di X
-
Viral, Apakah 'Meminum Retinol' Benar-benar Bisa Memperbaiki Kulit?
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno