SuaraMalang.id - Hari kedua pasca erupsi Gunung Semeru, sejumlah pengungsi mulai mengeluhkan sakit. Kebanyakan para pengungsi mengalami sesak nafas.
Hal itu diungkap Komandan Lapangan Social and Disaster Rescue, Sekolah Relawan, Rizky Ilham Ramadhan. Dijelaskannya, para pengungsi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mulai mengeluhkan diare, pusing, dan sesak nafas akibat terpapar abu vulkanik.
Pihaknya khawatir jika tidak segera mendapat penanganan medis, para pengungsi sakitnya lebih parah.
"Hujan abu vulkanik yang signifikan. Banyaknya abu yang jatuh, angin yang beterbangan sangat membahayakan warga karena bisa membuat warga sakit hingga bronkhitis," ujarnya, Senin (6/12/2021).
Posko pengungsian di wilayah Kecamatan Pronojiwo tersebar di beberapa titik lokasi. Beberapa di antaranya, yakni SDN 4 Supit Urang, dan Kantor Desa Oro-Oro Ombo. Ditaksirnya ada 180 jiwa pengungsi di Kantor Desa Oro-oro Ombo.
"Namun data masih terus akan bertambah," sambungnya.
Sementara, terkait bantuan telah berdatangan dan jumlahnya mencukupi kebutuhan. Namun yang masih sangat dibutuhkan, yakni air bersih dan sarana mandi dan toilet.
"Bantuan yang minim adalah air bersih, MCK dan tenaga kesehatan, masih dibutuhkan dan kondisi listrik dan air masih padam," ujarnya.
Sedangkan terkait kondisi Gunung Semeru, dijelaskannya masih terjadi erupsi. Kekinian sejumlah relawan bersiaga di Balai Desa Supiturang yang loaksinya masih di jarak aman, yakni radius 7 kilometer dari zona berbahaya.
Baca Juga: Turut Berduka, Kevin Ardilova Panjatkan Doa untuk Warga Korban Gunung Semeru
"Dari semalam sampai tadi siang, dari puncak Mahameru masih ada lava pijar membahayakan bagi warga terdampak dan relawan di sekitar lokasi. Imbauan untuk mengosongkan zona berbahaya yang dialiri lahar dingin awan panas dari Gunung Semeru," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang