SuaraMalang.id - Sejumlah wilayah di Malang Raya dilanda angin kencang. BMKG menyatakan fenomena itu akibat siklon tropis di Utara Indonesia.
Prakirawan BMKG Juanda Jawa Timur, Shanas Prayuda mengatakan, angin kencang yang melanda Malang Raya disinyalir kuat dampak dari Siklon Tropis.
“Sehingga tarikan massa udaranya juga cukup kuat. Kemudian hal tersebut mempengaruhi kecepatan angin di wilayah Jawa Timur,” katanya mengutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com. Rabu (8/9/2021).
Dijelaskannya, berdasarkan hasil monitoring kecepatan angin maksimum di Laut Jawa bagian Timur sebesar 19 knot (35 kilometer per jam). Sedangkan kecepatan di wilayah Hindia Selatan Jawa Timur sebesar 24 knot (45 kilometer per jam).
“Ketinggian gelombang laut di Selat Madura saat ini antara 0.3 – 1.3 meter. Sedangkan di Laut Jawa bagian timur antara 0.5 – 2.3 meter,” ujarnya.
Merespon itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya wilayah Selatan Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab BMKG memperkirakan potensi ketinggian gelombang di Samudra Hindia bisa mencapai 2.0 – 4.5 meter.
“Ya, kami menghimbau untuk masyarakat Jawa Timur selatan agar waspada gelombang tinggi lebih dari 2.5 meter di perairan selatan Jawa Timur,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM