SuaraMalang.id - Aksi bikini Dinar Candy yang menyatakan menolak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperpanjang Presiden Jokowi beberapa waktu lalu berbuntut kasus hukum.
Dinar yang menggelar aksinya seorang diri dengan membawa papan bertuliskan Saya Stres PPKM Diperpanjang saat ini dikenakan wajib lapor pihak kepolisian.
Meski begitu, Female DJ ini mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya, jika terbukti bersalah atas kasus tindak pornografi. Bahkan, dia siap menerima hukumannya.
"Kalau memang perbuatan aku itu melanggar hukum, Dinar bisa bertanggung jawab ya sudah aku nerima konsekuensinya. Hukumannya seperti apa," katanya di kanal YouTube Dapur Bincang Online pada Jumat (13/8/2021).
Menurutnya, apapun hukumannya akan dijalankan, jika terbukti bersalah. Tetapi, ia ingin diberikan hukuman yang seadil-adilnya.
"Cuma ya aku maunya yang adil. Karena menurut aku kemarin itu sih, aku tidak mencuri, tidak merampok orang, ya dihukum tapi adil aja," ujarnya.
Ia merasa pasal yang disangkakan terhadapnya terlalu berat. Namun ia siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
"Sudah siap. Karena kan UU Pornografi berat banget," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Dinar Candy menyampaikan permintaan maaf akibat aksi protes PPKM diperpanjang dengan berbikini di pinggir jalan. Permohonan maaf itu disampaikan didampingi kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, Jumat (6/8/2021).
Baca Juga: Mengaku Dinar Candy Bukan Temannya, Nikita Mirzani Kini Dukung Polisi
"Saya Dinar Candy saya di sini ingin meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas tindak atas perbuatan saya kemarin berbikini di pinggir jalan," kata Dinar Candy di rumahnya di Tangerang Selatan mengutip dari Matamata.com, Jumat (6/8/2021).
"Saya sangat menyesali perbuatan saya," sambungnya.
Perempuan yang berprofesi sebagai DJ ini tak menyangka aksi tersebut akan berbuntut permasalah hukum.
"Tidak mempertimbangkan sama sekali kayak spontan gitu aja. Aku buta hukum karena nggak tau bakalan kayak gini," terangnya.
Dinar berjanji tak akan mengulangi perbuatan serupa lagi.
"Minta maaf ya mohon maaf atas seluruh perbuatan saya. Saya tidak akan mengulangi lagi. Pembelajaran Dinar biar lebih dewasa lagi biar paham (hukum), aku nggak boleh kayak gini," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis