SuaraMalang.id - Satpol PP Surabaya beri hukuman kerja sosial kepada pria berinisial PA (27) yang viral menyebut pengunjung mal memakai masker adalah orang tolol.
Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Cristijanto mengatakan, pria inisial PA terbukti melakukan pelanggaran berat karena mempengaruhi masyarakat untuk tidak patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19. Hal itu berpedoman pada Perwali Nomor 10 Tahun 2021.
"Ada unsur ajakan provokator terhadap masyarakat yang sudah patuh. Selain sanksi administrasi kami akan melakukan kepada yang bersangkutan untuk melakukan tindakan paksaan berupa kerja sosial di liponsos selama 1x24 jam," katanya dikutip dari TIMES Indonesia media jejaring Suara.com, Selasa (4/5/2021).
Kerja sosial yang dimaksud, yakni melayani warga atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) binaan Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial).
"Akan kami ajak ke Liponsos agar tahu bagaimana melayani PMKS bagi warga yang terlantar atau terkena gangguan jiwa mulai dari makan menjaga kebersihan. Tujuannya untuk menimbulkan rasa empati. Harus lebih bersyukur diberi kesehatan," sambungnya.
Selain sanksi tersebut di atas, Satpol PP juga akan menjatuhi sanski administrasi dan denda Rp 150 ribu.
Diberitakan sebelumnya, viral video seorang pria menggendong bayi mengunjungi mal di kawasan Surabaya. Dalam video tersebut, pria yang tidak memakai masker itu menyebut pengunjung mal yang bermasker adalah orang tolol dan goblok (bodoh).
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi