Scroll untuk membaca artikel
Farah Nabilla | Hernawan
Sabtu, 20 Februari 2021 | 15:29 WIB
Ilustrasi pelamar kerja (Unsplash/@benwhitephotography)

SuaraMalang.id -  Seorang pelamar kerja sudah sepatutnya menjaga sikap saat akan mengajukan lamaran pekerjaan. Kalau tidak, bisa jadi nasibnya akan dibicarakan seperti pelamar satu ini.

Baru-baru ini, seorang pengguna Facebook membeberkan sikap seorang palamar kerja yang dianggap tak sopan dan cenderung menantang.

Pelamar kerja ini dinilai terlalu 'ngegas' sehingga etikanya dipergunjingkan. Pasalnya, si pelamar itu langsung menodong gaji kepada si pewawancara.

Hal itu terungkap dari tangkapan layar foto percakapan yang dibagikan oleh akun Facebook David Setya Pambudi.

Baca Juga: Netizen Temukan Video Lama Kemesraan Ayus dan Nissa dan 4 Berita SuaraJogja

"Orang zaman sekarang sudah tahu cari kerjaan susah tapi masih aja gatau posisi," ungkapnya sebal.

Dari cara memberi salamnya, pelamar ini mengirimkan pesan yang tak sopan. Pelamar kerja tersebut membuka pesannya dengan mengirim satu huruf 'p'. 

Tanpa basa-basi, pelamar ini langsung menanyakan soal lowongan pekerjaan.

"Ada lowker gan?" tanya dia.

Saat dijawab ada, dia langsung bertanya soal gaji tetapi dijawab lagi oleh penyedia bahwa besaran ditentukan dari kinerja.

Baca Juga: Keraton Jogja Buka Lowongan Kerja, Berapa sih Upah Abdi Dalem?

Namun, pelamar kerja itu tetap bertanya gaji. Dengan dalih lulusan S1, dia mengaku enggan menerima apabila gaji pekerjaan kecil. Dia menetapkan standar gaji minimar UMR yakni sekitar Rp 2.500.000.

Percakapan pun terus berlanjut sampai penyedia lowongan pekerjaan bertanya kapasitas apa dia bisa mengamplas dan mendempul mobil. Pasalnya, penyedia mencari orang yang sudah berpengalaman.

Namun, pelamar kerja ternyata mengaku tidak bisa. Dia mengatakan akan bisa apabila diajari terlebih dahulu.

Tak pelak, pengakuan pelamar kerja itu membuat pembuka lowongan geregetan. Dia mengungkit kualifikasi dan pentingnya sikap saat hendak melamar kerja.

"Maaf nih. Ijazahmu aku gak peduli. Yang penting attitude baik. Percuma sekolah tinggi tapi attitude seperti itu," kata penyedia lowongan kerja.

Pelamar kerja panen hujatan (Facebook/DavidSetyaPambudi).

Warganet lain ikut berkomentar pun menyayangkan sikap pelamar kerja yang mengaku lulusan S! itu.

"Lah lulusan S1 kok gitu attitudenya," komentar Naufal.

"S1 ijazah dapat dari tong sampah atau cetak dari calo," balas Galih.

"Belum pernah ngerasain ditolak, di-PHP, dan nganggur berbulan-bulan," timpal Andreas.

"Calon-calon blacklist HRD pencari kerja nih. Belum bahas job sudah nodong gaji," sahut Henry.

Load More