SuaraMalang.id - Kontrak Carlos Oliveira sebagai pelatih Arema FC tidak diperpanjang oleh manajemen klub berjuluk Singo Edan itu. Keduanya sepakat tidak memperpanjang kerja sama, kemarin.
Padahal, sejak didatangkan ke Malang pada November 2020 lalu, sampai sekarang Carlos belum pernah terlibat dalam pertandingan resmi klub di liga.
Seperti dijelaskan General manager Arema FC Ruddy Widodo, kontrak Carlos berakhir pada Februari 2021 ini dan terpaksa tidak diperpanjang lantaran kompetisi tidak jelas.
"Sebenarnya ini adalah keputusan berat. Kami juga sudah berdiskusi dengan direksi, memberikan keputusan bahwa Arema FC tidak membatasi komunikasi Carlos Oliveira dengan klub lain," ujar Ruddy Widodo, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Senin (08/02/2021).
Bagi Carlos Oliveira bisa jadi ini adalah keputusan pahit yang harus diterima. Sejak didatangkan oleh Arema FC pada November 2020 lalu sejatinya dia dipersiapkan untuk menangani tim Singo Edan untuk tampil dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang rencananya akan digelar kembali pada awal Oktober 2020.
Namun sayang, pandemi Covid-19 memaksa kompetisi tak bisa dijalankan. Bahkan PSSI memutuskan untuk membatalkan kompetisi Liga 1 2020. Artinya PSSI siap dengan lembaran baru liga baru yakni Liga 1 2021.
"Sementara ini kan kompetisinya masih abu-abu, buram, makanya kami persilakan kepada Coach Carlos untuk menerima tawaran dari klub lain yang sudah pasti. Kalau begitu kan sama-sama enak, tidak ada yang merasa terbebani untuk melangkah" lanjut Ruddy.
Selama menangani Arema FC, Carlos Oliveira sebenarnya sudah siap dengan serangkaian program. Namun diliburkannya tim karena alasan kompetisi belum jelas dia lebih banyak menganggur.
Sarankan Terima Tawaran Klub Lain
Baca Juga: Kontrak Carlos Oliveira Disetop Arema, Padahal Belum Mainkan Laga Resmi
Terombang ambingnya kompetisi Liga 1 2021 membuat Arema FC terpaksa mengambil langkah. Manajemen Arema FC juga menyarankan pada Carlos Oliveira untuk menerima tawaran klub lain.
"Katanya sudah ada agen dan klub yang menghubungi. Tapi, sejauh ini dia minta waktu dulu untuk pikir-pikir. Saran saya, lebih baik menerima tawaran tersebut daripada menunggu kompetisi di Indonesia yang masih belum jelas ini," ujar Ruddy.
Selain Carlos Oliveira, assisten pelatih Arema FC Charis Yulianto juga sudah habis kontraknya bersama tim kebanggaan Aremania ini. Manajemen Arema FC juga masih belum mengumumkan kapan memulai latihan.
Berita Terkait
-
Kontrak Carlos Oliveira Disetop Arema, Padahal Belum Mainkan Laga Resmi
-
Hadapi Arema di Laga Pembuka, Bhayangkara Solo FC Fokus Persiapkan Tim
-
Lima Pemain Dipanggil Timnas Indonesia, Arema FC: Semoga Jadi Motivasi
-
Daftar 36 Pemain Timnas SEA Games 2021: Arema Sumbang 5, Persebaya 4 Pemain
-
Prokes Ketat Liga 1 2021: Tes Covid-19 akan Dilakukan Tiap Pertandingan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya